• Jumat, 7 Oktober 2022

Kenaikan Tiket Masuk Taman Nasional Komodo Ditunda hingga 2023

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:19 WIB
Taman Nasional Komodo  (YouTube Kemenparekraf )
Taman Nasional Komodo (YouTube Kemenparekraf )

RADIOWEBINDO- Kenaikan tiket masuk Taman Nasional Komodo sebesar Rp3.750.000 ditunda hingga 2023. Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, penundaan kenaikan ini telah diumumkan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Tarif baru Padar-Komodo ini ditunda hingga akhir 2022, jadi baru berlaku 1 Januari 2023," ucap Menparekraf Sandiaga.

Menurut Sandiaga, penundaan ini sesuai dengan aspirasi publik yang telah ditampung oleh pemerintah.

"Sekarang saatnya kita melakukan diskursus publik agar upaya kita untuk kebangkitan (ekonomi) ini bisa kita laksanakan," ujarnya.

Baca Juga: Trending Karena Jadi Lokasi Film Pengabdi Setan 2, Inilah Fakta Tentang Observatorium Bosscha

Sandiaga menuturkan saat ini pihaknya terus menampung masukan-masukan dari para pelaku wisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo terkait kenaikan harga tiket ini. Menurutnya, diskusi ini memegang peranan penting sehingga ada solusi yang menguntungkan bagi berbagai pihak terkait.

"Kita juga ingin agar upaya konservasi dan upaya pemulihan ekonomi ini bisa dilakukan secara beriringan," katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu, menambahkan saat ini situasi di Labuan Bajo sudah kondusif. Vinsensius mengatakan hingga kini Kemenparekraf beserta pemerintah daerah setempat serta pihak-pihak terkait telah berdialog dengan para pelaku wisata di Labuan Bajo pada Kamis (4/8/2022) dan hari ini.

Dalam dialog itu, diperoleh sejumlah kesepakatan terkait penundaan kenaikan harga tiket masuk Taman Nasional Komodo hingga 2023.

Baca Juga: Ingin Tahu Makanan ala Raja dan Bangsawan? Yuk Intip 11 Menu Khas Keraton Mangkunegaran!

Selain itu juga harga tarif masuk Taman Nasional Komodo masih akan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Kehutanan, yakni sekitar Rp150 ribu.

"Kemenparekraf dan stakeholder terkait juga akan menyusun mekanisme dan pengawasan pelaksanaan komunikasi publik sehingga meminimalisir miskomunikasi di media dan masyarakat," terang Vinsensius.

Editor: Alfia Sudarsono

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Destinasi Wisata Seni dan Budaya di Jakarta

Sabtu, 23 Juli 2022 | 14:23 WIB

7 Tempat Wisata Cantik Dekat Sirkuit Mandalika

Rabu, 16 Maret 2022 | 21:57 WIB

Imlek Tanpa Barongsaai di Bandung Zoological Garden

Selasa, 1 Februari 2022 | 20:43 WIB
X