• Sabtu, 2 Juli 2022

7 Tempat Wisata Cantik Dekat Sirkuit Mandalika

- Rabu, 16 Maret 2022 | 21:57 WIB
Daftar tempat wisata di dekat Sirkuit Mandalika  (Instagram themandalikagp )
Daftar tempat wisata di dekat Sirkuit Mandalika (Instagram themandalikagp )

RADIOWEBINDO- Indonesia akhirnya memiliki sirkuit berkelas internasional bernama Sirkuit Mandalika. Ajang MotoGP 2022 pun akan segera digelar di sirkuit tersebut.

Sirkuit Mandalika berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sirkuit ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 12 November 2021 lalu.

Tidak jauh dari Sirkuit Mandalika, ada sejumlah tempat wisata cantik yang cocok dikunjungi saat kamu ke Lombok untuk menonton MotoGP. Berikut 7 wisata yabg dekat dengan sirkuit Mandalika, dikutip dari akun Instagram @themandalikagp:

Baca Juga: Lestarikan Wayang Wong, ISBI Bandung Gelar Dramatari 'Pemetik Taman 1000 Bulan'

1. Bukit Merese yang berjarak 3,3 km atau sekitar 13 menit dari sirkuit

Pemandangan dari bukit Merese (Instagram bukitmerese)


Keindahan panorama alam Bukit Merese dapat terlihat dari rerumputan hijau yang terbentang subur. Selain itu, angin yang bertiup kencang membuat suasana Bukit Merese semakin asri.

Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di Bukit Merese antara lain menikmati sunset dan sunrise, menikmati keindahan Tanjung Aan dan Batu Payung, hingga bermain dengan sapi atau kerbau.

2. Pantai Tanjung Bongo yang berjarak 3,3 km atau sekitar 13 menit dari sirkuit

Pantai Tanjung Bongo merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Lombok Tengah.

Pasir putih dengan batu karang yang indah serta bukit menjadi perpaduan yang sangat bagus dijadikan latar untuk foto yang indah.

Jika air laut sedang surut, di pantai ini terbentuk sebuah kolam kecil yang bisa digunakan untuk berenang. Saat air laut pasang sangat tidak disarankan untuk berenang karena ombak sangat keras disebabkan posisi pantai berhadapan langsung dengan samudera Hindia. 

Tanjung Bongo dapat dijangkau dengan terlebih dahulu menyusuri pantai Tanjung Aan di bagian barat saat air laut sedang surut. Selain itu, kita juga bisa melewati jalur laut dengan menggunakan perahu dari Pantai Tanjung Aan. 

3. Pantai Batu Berang yang berjarak 6,7 km atau sekitar 19 menit dari sirkuit

Lokasi pantai ini sendiri berada di kawasan selatan Pulau Lombok sehingga punya ombak cukup besar.

Beberapa sarana dan prasarana mulai di bangun di pantai Batu Berang seperti tracking untuk menikmati pesona hutan mangrove. Pantai ini memiliki hutan mangrove indah dan hijau yang menjadi ciri khasnya.

Selain berkeliling hutan mangrove, aktivitas lainnya yang bisa dilakukan di pantai ini yakni berenang di ombak yang tenang, berbaring di pasir yang putih, jalan-jalan menyusuri setiap jengkal dari ujung ke ujung pantai, merasakan semilir angin dengan sajian minuman kelapa segar sambil duduk di rumah makan apung.

Pengunjung juga bisa melakukan aktivitas snorkeling dan memancing. Ada paket yang disediakan oleh pengelola wisata di sana.

4. Pantai Kuta Mandalika yang berjarak 7,1 km atau sekitar 20 menit dari sirkuit

Objek wisata ini terletak di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. 

Pantai Kuta Lombok menyajikan pesona hamparan pasir yang bersih dan putih membentang luas sepanjang 7,2 kilometer. Terdapat banyak lokasi spot foto yang cantik di sekitar pantai.

Di sebelah Barat pantai, terdapat bukit bernama Bukit Mandalika yang mempunyai keindahan yang tidak kalah menarik untuk dieksplorasi. Pemandangan yang disajikan dari ketinggian tersebut memiliki nuansa tersendiri sehingga menjadi tempat yang tepat untuk menikmati keindahan pantai Kuta. 

5. Goa Kotak Lombok yang berjarak 7,3 km atau sekitar 30 menit dari sirkuit

Goa Kotak berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat, tepatnya di kawasan Mandalika dekat Dusun Gerupuk.

Goa Kotak memiliki lebar sekitar tiga meter dan panjang lorong sekitar enam meter. Bebatuannya berwarna putih kekuningan.

Tak ada jejak purba yang bisa diamati di dalam gua, ataupun stalakmit dan stalaktit di dalamnya. Saat menelusuri lorong goa, pengunjung bisa melihat beberapa fosil kerang di lantai dan di dindingnya, tanda kalau gua ini sempat terendam air laut.

Pengunjung yang datang ke Goa Kotak biasanya berfoto sambil menikmati semilir angin pantai.

6. Desa Sade yang berjarak 13,3 km atau sekitar 28 menit dari sirkuit

Desa Sade (Instagram sadevillage)


Desa  Sade adalah salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Desa Sade merupakan salah satu Desa Adat Suku Sasak, terletak persis di samping jalan raya Praya-Kuta.

Desa seluas 5,5 Hektar ini, memiliki 150 rumah. Bangunan desa ini memiliki ciri khas dari bangunan Suku Sasak dimana dinding dan tiang terbuat dari bambu, dengan atap yang terbuat dari alang-alang kering.

Walaupun setiap rumah memiliki bentuk yang sama, tetapi terdapat pembagian menjadi tiga tipe menurut penggunaannya yakni “Bale Bonter” yakni rumah yang dimiliki oleh pejabat desa, “Bale Kodong” untuk warga yang baru menikah atau orangtua untuk menghabiskan masa tua. Dan terakhir ialah “Bale Tani” yang digunakan sebagai tempat tinggal.

Salah satu keunikan dari Bale Tani adalah cara perawatannya. Seminggu sekali lantai Bale Tani digosok dengan kotoran kerbau yang masih baru dengan dicampur sedikit air, kemudian setelah kering disapu dan digosok dengan batu.

Di dalam rumah ini tidak tercium bau menyengat dari kotoran kerbau tersebut. Menurut mereka penggunaan kotoran kerbau ini berfungsi untuk membersihkan lantai dari debu, memperkuat lantai, serta menghangatkan rumah di malam hari. 

7. Pantai Telawas yang berjarak 26,7 km atau sekitar 59 menit dari sirkuit

Pantai Telawas (Instagram pantaitelawas)


Pantai Telawas terletak di tempat terpencil, tepatnya di Selong Belanang, Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Pantai ini dikelilingi batu-batu besar yang berjajar. Pantai ini seperti mempunyai dinding-dinding berukir yang menjaga sekeliling pantai.

Saat air laut pasang, sebagian besar gundukan bebatuan akan hilang tenggelam tertelan air laut. Akan tetapi saat air laut surut, bebatuan itu akan kembali muncul kepermukaan.

Dataran Pantai Telawas didominasi oleh bebatuan karang. Di beberapa bagian dari pantai Telawas batu karang membentuk sebuah aliran diapit oleh bebatuan-bebatuan yang unik, sehingga membentuk sebuah aliran air laut yang seperti sungai.

Editor: Alfia Sudarsono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Tempat Wisata Cantik Dekat Sirkuit Mandalika

Rabu, 16 Maret 2022 | 21:57 WIB

Imlek Tanpa Barongsaai di Bandung Zoological Garden

Selasa, 1 Februari 2022 | 20:43 WIB

Cara Mudah Belajar Bahasa Melayu Berdialek Papua

Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:29 WIB

4 Objek Wisata Menarik di Sentosa Island

Minggu, 10 Oktober 2021 | 13:30 WIB

Mengenal Kanguru Asli Papua, Dingiso

Jumat, 8 Oktober 2021 | 22:07 WIB

Pesona Indahnya Wisata Banten, Pantai Sawarna Lebak

Minggu, 3 Oktober 2021 | 19:14 WIB

Borahae Cafe : Kafe Unik Bertema BTS

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 20:17 WIB

Bangga Berbahasa Indonesia

Jumat, 1 Oktober 2021 | 16:26 WIB

Nikmatnya Papeda, Makanan Khas Papua

Jumat, 1 Oktober 2021 | 11:31 WIB

Air Guraka, Minuman Favorit Para Sultan Maluku Utara

Senin, 27 September 2021 | 11:47 WIB
X