• Rabu, 28 September 2022

Karyawannya Diduga Dilecehkan Sesama Rekan Kerja, Kawan Lama Group Angkat Bicara

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 20:15 WIB
Ilustrasi korban pelecehan  (Pixabay/Counselling )
Ilustrasi korban pelecehan (Pixabay/Counselling )

RADIOWEBINDO- Tanggapi dugaan pelecehan seksual yang dialami salah satu karyawannya, perusahaan Kawan Lama Group akhirnya angkat bicara. Pihak perusahaan menyatakan, akan mengusut kasus yang viral di Twitter tersebut.

"Menanggapi utas di Twitter yang diunggah oleh akun @jerangkah mengenai dugaan pelecehan seksual yang dialami salah satu karyawan kami baru-baru ini, Kawan Lama Group sedang melakukan investigasi terhadap kasus ini secara internal," tulis Kawan Lama Group dalam pernyataannya yang diunggah di akun Instagram @kawanlamagroup, Minggu (14/8/2022).

Kawan Lama Group mengatakan bahwa perusahaan dan beserta unit bisnisnya tidak menoleransi segala bentuk pelecehan seksual. Pihaknya berkomitmen menghilangkan segala tindakan atau perilaku pelecehan di tempat kerja, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi semua karyawan.

Baca Juga: Bharada E ungkap Kronologi Penembakan Brigadir J

"Bahwa Kawan Lama Group memiliki aturan/norma yang jelas dalam SPB dan PP yang melarang segala bentuk tindakan pelecehan seksual. Tindakan pendisiplinan akan dilakukan untuk perilaku yang melanggar SPB terutama bagi siapa saja yang terbukti melakukan pelecehan seksual di lingkungan perusahaan," lanjut Kawan Lama Group.

"Kawan Lama Group mendukung langkah-langkah penyelesaian masalah tersebut dan akan bekerja sama dengan korban (karyawan Kawan Lama Group) untuk proses lebih lanjut," tutup Kawan Lama Group.

Seperti diketahui, kasus dugaan pelecehan yang dialami salah seorang karyawan Kawan Lama Group ini viral di media sosial setelah diungkap oleh sang suami. Kasus dugaan pelecehan seksual ini diceritakan oleh akun twitter @jerangkah, pada Sabtu (13/8/2022).

"Istri saya mendapat pelecehan berupa chat di grup pertemanan kantornya. Cerita berawal saat istri diminta menjadi model foto produk kantornya," tulisnya.

Baca Juga: Teken Piagam Kerja Sama, Gerindra-PKB Resmi Koalisi di Pilpres 2024

Ia mengatakan kejadian bermula saat seorang fotografer mengambil foto di bagian punggung tanpa izin dan dalam kondisi belum proses pemotretan.

"Bermula saat fotografer mengambil salah satu frame foto tanpa seizin istri saya di bagian punggung. Foto tersebut tidak digunakannya untuk kebutuhan kantor, namun untuk bahan melecehkan istri saya di grup WhatsApp," ungkapnya.

"Bukan hanya tidak izin, foto tersebut diambil saat istri belum siap untuk memulai proses pemotretan. Masih fitting. Itu kenapa masih ada bra yang melekat di punggung. Beda dengan foto hasil yang digunakan unit bisnisnya," sambungnya.

Oleh sang fotografer, foto tersebut lalu di-share ke grup dan dikomentari rekan kantor lainnya. Salah seorang anggota grup bahkan menanggapinya dengan kalimat yang tidak pantas.

Tidak sampai di situ, tanggapan lain pun muncul dari anggota grup dengan menggunakan foto berbeda. Dalam foto tersebut sang istri tampak sedang duduk dan disebut tengah menjajakan jasa.

Baca Juga: Prabowo Kembali Akan Maju Sebagai Capres di Pilpres 2024

"'Lucunya' ada 2 orang lain yang menggunakan foto lainnya sebagai bahan becandaan seronok. Seolah nge-framing istri saya dan temannya di foto tersebut seperti pelacur yang tengah 'menjajakan jasa'. Kenapa lucu? Salah satu pelakunya perempuan! Bisa-bisanya hanya karena istri saya duduk berdua dengan temannya, setelah mengenakan baju produk kantornya, lalu di-framing dengan kata kata 'Lagi nunggu dipilih'," terangnya.

Ia mengatakan sang istri hanya ingin bekerja untuk membantu rumah tangga. Namun ia justru mendapatkan pelecehan hingga akhirnya mengundurkan diri.

Ia menyebut akan mendampingi istrinya meminta tim HR agar kebijakan one month notice bagi sang istri dihapus, serta memecat orang-orang yang terlibat dan telah melakukan pelecehan. Tidak hanya itu, ia juga menyatakan akan mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum terkait kasus pelecehan ini.

"Setelah saya mendapat banyak masukan dari kalian, ada benarnya untuk saya juga menempuh jalur hukum untuk memberi pelajaran kepada pelaku," tuturnya.

Editor: Alfia Sudarsono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aksi Panjat Tiang Panggungnya Viral, Nassar Tuai Pujian

Selasa, 27 September 2022 | 16:06 WIB
X