• Jumat, 9 Desember 2022

Mengapa Beralih ke Siaran Televisi Digital? Berikut Alasannya

- Kamis, 3 November 2022 | 10:47 WIB
Ilustrasi: Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi menghentikan siaran televisi analog. (freepik/DCStudio)
Ilustrasi: Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi menghentikan siaran televisi analog. (freepik/DCStudio)

RADIOWEBINDO - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Indonesia telah menghentikan siaran televisi analog atau analog switch off (ASO) pada hari Rabu, 2 November 2022 pukul 23.59 WIB di 14 Kabupaten/Kota Jabodetabek.

Siaran televisi analog yang telah mengudara selama hampir 60 tahun di Indonesia resmi digantikan dengan siaran televisi digital.

Transformasi siaran televisi ini dilakukan karena televisi analog yang digunakan stasiun televisi nasional memakan sumber daya yang besar pada spektrum 700 MHz. Agar lebih efisien dalam menghemat frekuensi, pemerintah mengalihkan penggunaan televisi analog ke televisi digital.

Baca Juga: Film ‘Avatar: The Way of Water’ Rilis Trailer Terbaru, Hadirkan Keindahan Pandora Hingga Pertarungan Sengit

Selain itu, teknologi televisi digital dapat memberikan kualitas gambar yang lebih bersih, noise pada layar yang lebih minim, dan pilihan program yang lebih banyak dengan menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi.

Dengan dilakukannya digitalisasi televisi, terdapat frekuensi kosong seluas 112 MHz yang sering disebut digital dividend. Frekuensi kosong hasil efisiensi ini akan digunakan untuk komunikasi saat terjadi bencana.

Frekuensi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk internet nirkabel berkecepatan tinggi 4G LTE. Spektrum frekuensi 700 MHz memiliki jangkauan lebih luas yang kapasitasnya mampu menembus tembok dan basement gedung.

Editor: Windy Winiarti

Tags

Terkini

Tips Eye Make Up untuk Mata Sensitif

Selasa, 6 Desember 2022 | 10:53 WIB
X