• Senin, 5 Desember 2022

Mengenal Leptospirosis, Penyakit yang Sering Muncul di Musim Penghujan

- Jumat, 28 Oktober 2022 | 20:33 WIB
Menggunakan sepatu boots saat melewati genangan air adalah salah satu cara mencegah penyakit Leptospirosis  (Freepik/wirestock)
Menggunakan sepatu boots saat melewati genangan air adalah salah satu cara mencegah penyakit Leptospirosis (Freepik/wirestock)

RADIOWEBINDO- Di musim penghujan yang memicu terjadinya banjir seperti saat ini, salah satu penyakit yang kerap muncul adalah Leptospirosis.

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri ini menyebar melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi.

Bakteri Leprospira dapat masuk melalui selaput lendir atau luka yang terbuka. Hewan yang dapat menjadi perantara penyebaran Leptospirosis yakni tikus, sapi, anjing, dan babi.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Gejala Gagal Ginjal Akut Pada Anak dan Rumah Sakit Rujukan Penanganannya

Seseorang dapat terinfeksi Leptospirosis jika terkontak dengan genangan air, seperti saat banjir atau saat berada di selokan, dan tempat berlumpur.

Leptospirosis lebih rentan terjadi di daerah tropis, World Health Organization (WHO) memperkirakan 10 dari 100.000 orang terkena penyakit Leptospirosis setiap tahunnya di daerah tropis. Sedangkan di daerah beriklim sedang, terdapat kemungingkinan 1 kasus dari 100.000 orang.

Gejala Leptospirosis

Tanda atau gejala awal penderita Leptospirosis adalah sebagai berikut:

  1. Demam mendadak hingga menggigil
  2. Batuk
  3. Mual, muntah dan diare
  4. Sakit Kepala
  5. Nyeri otot terutama pada betis
  6. Terdapat ruam
  7. Mata merah
  8. Warna kulit menguning

Leptospirosis sulit untuk didiagnosa karna memiliki gejala yang mirip seperti flu pada umumnya. Untuk mendiagnosisnya, dokter akan menanyakan kegiatan pasien seperti berenang di sungai atau danau, aktivitas dengan binatang seperti di peternakan atau hewan peliharaan, dan kemungkinan menyentuh urin atau darah hewan.

Baca Juga: Cara Mengecek IMEI iPhone

Apabila mengalami gejala Leptospirosis, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan agar memperoleh penanganan secepatnya dari petugas medis. Pasien dengan leptospirosis berat harus dirawat di rumah sakit dan menerima antibiotik.

Tindakan pencegahan untuk menghindari penyakit Leptospirosis:

  1. Menggunakan sarung tangan dan sepatu boots saat membersihan selokan atau lingkungan yang berlumpur atau tergenang air.
  2. Mencuci tangan dengan sabun setelah selesai beraktivitas.
  3. Konsumsi air yang terjamin bersih.
  4. Lakukan vaksin pada hewan peliharaan atau ternak.
  5. Awasi hewan peliharaan dan ternak, jauhkan dari hewan pengerat dan hewan liar.

Editor: Alfia Sudarsono

Sumber: Medical News Today, Kemenkes

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak! Ini Sejumlah Manfaat Yoga untuk Tubuh dan Pikiran

Minggu, 27 November 2022 | 09:53 WIB

Cara Mudah Menonton Siaran Televisi Digital

Kamis, 3 November 2022 | 11:56 WIB

Kenali Fomepizole, Obat untuk Pasien Gagal Ginjal Akut

Selasa, 1 November 2022 | 21:05 WIB
X