Aktivis Sosial Lieus Sungkharisma Tutup Usia di Umur 63 Tahun

- Rabu, 25 Januari 2023 | 12:51 WIB
Aktivis Lieus Sungkharisma meninggal dunia pada hari Selasa (24/01/2023).  (YouTube Lieus Sungkharisma Official)
Aktivis Lieus Sungkharisma meninggal dunia pada hari Selasa (24/01/2023). (YouTube Lieus Sungkharisma Official)

RADIOWEBINDO - Aktivis sosial Lieus Sungkharisma meninggal dunia pada hari Selasa (24/01/2023) akibat serangan jantung mendadak. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Lieus diketahui sempat dilarikan ke sebuah rumah sakit di Tangerang Selatan.

Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh politisi Partai Gerindra sekaligus rekan Lieus, Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon.

"Selamat jalan Bro Lieus Sungkharisma, aktivis yg berani bicara n bersikap. Sungguh sedih n kehilangan. Sy mengenalnya sejak 1992, ketika alm menjadi Ketum Gemabudhi. RIP Bro Lieus," tulisnya pada Rabu (25/01/2023).

Lieus Sungkharisma adalah seorang aktivis berketurunan Tionghoa yang lahir pada tanggal 11 Oktober 1959 dan memiliki nama asli Li Xue Xiung. Ia aktif berdiskusi dengan sejumlah tokoh maupun politisi Indonesia terkait isu-isu kebangsaan.

Baca Juga: Panic! at the Disco Umumkan Pembubaran

Semasa hidupnya, ia pernah tergabung dalam sejumlah lembaga di antaranya Partai Reformasi Tionghoa Indonesia (PARTI), Depinas SOKSI (Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia), DPP AMPI (Angkatan Muda Pembaruan Indonesia), dan DPP KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia).

Pada tahun 1985, Lieus pernah menjabat sebagai Ketua Umum Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabuddhi). Ia juga pernah mengetuai Perhimpunan Pengusaha Tionghoa DKI Jakarta, Ketua Umum Multi Culture Society sekaligus Wakil Presiden The World Peace Committee. Selain itu, Lieus diketahui pernah mengelola sebuah tabloid bernama Naga Post.

Saat Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2014, Lieus merupakan pendukung Joko Widodo yang kemudian membelot kepada Prabowo Subianto ketika Pilpres 2019. Lieus Sungkharisma pernah ditangkap Polda Metro Jaya akibat terjerat kasus dugaan perbuatan makar pada tahun 2019.

Editor: Windy Winiarti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Turki Terus Bertambah

Selasa, 7 Februari 2023 | 07:05 WIB
X