2.219 Orang Mengungsi Akibat Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru

- Senin, 5 Desember 2022 | 20:39 WIB
Gunung Semeru mengeluarkan luncuran Awan Panas Guguran pada hari Minggu, 4 Desember 2022. (Instagram/@bnpb_indonesia)
Gunung Semeru mengeluarkan luncuran Awan Panas Guguran pada hari Minggu, 4 Desember 2022. (Instagram/@bnpb_indonesia)

RADIOWEBINDO - Gunung Semeru kembali mengalami peningkatan aktivitas vulkanik setelah satu tahun sebelumnya mengalami erupsi. Selain erupsi, Gunung Semeru juga mengeluarkan luncuran Awan Panas Guguran (APG) pada Minggu (04/12/2022).

Berdasarkan laporan yang diterima, APG Gunung Semeru berasal dari tumpukan material yang berlokasi sekitar 800 meter dari Kawah Jonggring Seloko. Tercatat ada delapan kali gempa letusan dan satu gempa APG yang berlangsung dari pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

Tingginya aktivitas erupsi dan APG di Gunung Semeru berpotensi meluncurkan awan panas dan aliran lahar dengan intensitas tinggi lantaran faktor derasnya hujan di lokasi erupsi.

Dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meningkatkan status Gunung Semeru dari ‘Siaga’ menjadi ‘Awas’ atau dari level 3 menjadi level 4.

PVMBG mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk tidak beraktivitas pada radius 13 kilometer dari pusat erupsi. Lebih lanjut, masyarakat juga diinstruksikan untuk tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap lontaran batu.

Baca Juga: Kembali Bergulir, Kompetisi Sepak Bola Tanah Air Akan Dilanjutkan Pekan Ini

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Joko Sambang mengatakan bahwa luncuran APG telah mencapai 19 kilometer dan melewati Jembatan Gladak Perak.

“Sudah sampai Gladak Perak,” ujar Joko Sambang seperti dikutip dari situs BNPB Indonesia pada Senin (05/12/2022).

Joko juga menuturkan bahwa abu vulkanik Gunung Semeru telah melambung tinggi. Akibatnya, jarak pandang di sekitar lokasi erupsi menjadi sangat terbatas lantaran hujan abu yang mulai turun.

Halaman:

Editor: Windy Winiarti

Sumber: BNPB Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Turki Terus Bertambah

Selasa, 7 Februari 2023 | 07:05 WIB
X