Tiga Orang Tewas dan Delapan Orang Luka-luka Akibat Penembakan di 2 Sekolah di Brasil

- Sabtu, 26 November 2022 | 20:23 WIB
Seorang remaja berpakaian militer dan membawa senjata api menyerang dua sekolah di Brasil, Jumat (25/11/2022). (YouTube Record News )
Seorang remaja berpakaian militer dan membawa senjata api menyerang dua sekolah di Brasil, Jumat (25/11/2022). (YouTube Record News )

RADIOWEBINDO- Tiga orang ditemukan tewas dan delapan orang mengalami luka-luka akibat penembakan yang terjadi di dua sekolah di negara bagian Espirito Santo, Brasil, pada Jumat (25/11/2022).

Menurut kepolisian setempat, serangan itu terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat di kota Aracruz, yang terletak sekitar 80 kilometer (50 mil) utara ibu kota negara bagian Vitoria.

Saat itu, ada seorang remaja asing dengan berpakaian militer yang tiba-tiba melepaskan tembakan ke dua sekolah, yakni satu sekolah swasta dan satu sekolah umum yang ada di sana. Pasca penembakan, remaja tersebut dinyatakan hilang pada sore harinya.

Baca Juga: Alami Cedera Pergelangan Kaki, Neymar Dipastikan Absen dalam Laga Grup G Hadapi Swiss

Polisi setempat awalnya menduga bahwa penembak tersebut adalah seorang siswa di salah satu sekolah yang diserang, tetapi Kepala Keamanan Publik Espirito Santo Marcio Celante mengatakan hal itu belum bisa dipastikan kebenarannya.

Kantor keamanan publik juga mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa polisi dan petugas penyelamat telah memberikan perawatan terhadap mereka yang mengalami luka-luka dan terus berupaya mencari pelaku penembakan itu.

Bahkan satu orang yang dilaporkan terluka harus dibawa menggunakan helikopter ke Serra, sebuah kota besar yang terletak sekitar 60 kilometer dari selatan Aracruz.

Gubernur Espirito Santo, Renato Casagrande menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengatakan bahwa seluruh pasukan keamanan setempat sedang melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.

Baca Juga: Kembali Bertambah, Jumlah Korban Meninggal Dunia Gempa Cianjur Jadi 310 Orang

Presiden terpilih Luiz Inacio Lula da Silva menyebut serangan ini sebagai "tragedi yang tidak masuk akal". Ia juga menyatakan dukungannya dalam upaya penyelidikan atas insiden penembakan ini.

"Saya menyampaikan dukungan saya kepada Gubernur Casagrande dalam menyelidiki kasus ini dan menghibur masyarakat di sekitar dua sekolah yang terkena dampak," tegas Lula, yang akan menggantikan Presiden Jair Bolsonaro pada 1 Januari 2023 mendatang, dikutip dari Reuters.

Editor: Alfia Sudarsono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anthony Ginting Gagal ke Final India Open 2023

Sabtu, 21 Januari 2023 | 19:42 WIB
X