• Rabu, 28 September 2022

Bharada E ungkap Kronologi Penembakan Brigadir J

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 08:04 WIB
Pengacara Bharada E, M. Burhanuddin  (YouTube Indonesia Lawyers Club )
Pengacara Bharada E, M. Burhanuddin (YouTube Indonesia Lawyers Club )

RADIOWEBINDO- Pengacara Bharada E, M Burhanuddin membeberkan kronologi penembakan Brigadir J. Menurut Bharada E, sebelumnya, Brigadir J diperintahkan masuk ke dalam rumah dan disuruh jongkok serta dijambak oleh Irjen Ferdy Sambo.

“Pada saat di TKP, mereka berempat sudah di dalam dan Riki disuruh panggil Yoshua. Begitu masuk di TKP, kemudian disuruh jongkok (Brigadir J). Informasi dari Bharada E yang suruh Brigadir J jongkok adalah si bosnya, ya seorang atasannya di sana (Ferdy Sambo),” ungkap Pengacara Bharada E, M Burhanuddin dikutip dari kanal YouTube Indonesia Lawyers Club yang diunggah Jumat (12/8/2022).

Bharada E juga menyebut, istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi pada saat kejadian ada di rumah tetapi bukan di tempat kejadian melainkan di dalam kamar. Orang-orang yang ada di tempat kejadian adalah Ferdy Sambo (FS), Riki, Bharada E dan Almarhum Joshua.

Baca Juga: Teken Piagam Kerja Sama, Gerindra-PKB Resmi Koalisi di Pilpres 2024

Berdasarkan penuturan Bharada E, sebelum dieksekusi, rambut Brigadir J sempat dipegang oleh Irjen Ferdy Sambo. Lalu, Ia pun memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir Joshua. 

“Katanya (Bharada E), diapakan dulu rambutnya (Brigadir J) gitu, lalu Bharada E diperintahkan untuk menembak. Woy tembak, tembak, tembak gitu,” ungkap M Burhanuddin. 

Burhanuddin menyebut, Bharada E tidak menceritakan lagi kejadian selanjutnya. Pelaku yang menembak pun sudah dituliskan di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan saat ini sedang dalam penyelidikan pada saksi satu lagi.

Ia pun berasumsi jika sudah dapat keterangan dari saksi satu lagi, bisa jadi nantinya akan ketahuan jumlah orang yang menembak.

Baca Juga: Prabowo Kembali Akan Maju Sebagai Capres di Pilpres 2024

“Dia (Bharada E) bilang ada, tapi dia belum tuntas juga,” kata Burhanuddin saat ditanya apakah ada orang lain yang menembak Brigadir J selain Bharada E

“Cuman dia (Bharada E) bilang, dia orang pertama yang disuruh nembak. Dia tiga kali menembak,” tuturnya.

Sementara itu, terkait motif penembakan, Bharada E belum mau menjelaskan yang sebenarnya.

“Cuma dia hanya bilang ada peristiwa yang dari Magelang. Cuma itu aja dia bilang gitu,” ucap Burhanuddin.

Seperti diketahui, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi mengumumkan bahwa polisi telah menetapkan Richard Eliezer sebagai tersangka.

Kemudian, muncul tersangka baru setelah Richard Eliezer atau Bharada E, yakni Brigadir Ricky Rizal atau Brigadir RR yang merupakan ajudan dari Istri mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. Ia menjadi tersangka dan langsung ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Setelah itu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo juga telah menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Mabes Polri pada Selasa (9/8/2022) lalu. Menurut Kapolri, pemeriksaan timsus tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan awal.

Editor: Alfia Sudarsono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mulan Jameela Kritik Wacana Konversi Kompor Listrik

Jumat, 23 September 2022 | 15:35 WIB

Banding Ditolak, Ferdy Sambo Resmi Dipecat dari Polri

Senin, 19 September 2022 | 14:38 WIB

Rangkaian Prosesi Pemakaman Ratu Elizabeth II

Senin, 19 September 2022 | 09:00 WIB

Mengenal Rasuna Said yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Rabu, 14 September 2022 | 11:21 WIB
X