• Sabtu, 1 Oktober 2022

Kronologi Kisruh MS Glow VS PS Glow

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 19:27 WIB
MS Glow dan PS Glow  (Instagram )
MS Glow dan PS Glow (Instagram )

RADIOWEBINDO- Dunia per-skincare-an lokal Indonesia tengah dihebohkan oleh kisruhnya dua merek dagang yang saling gugat. Kedua merek itu adalah MS Glow dan PS Glow

Pemilik MS Glow dan PS Glow saling lapor tentang siapa yang lebih berhak atas merek dagang produk kosmetik tersebut.

Kata #SaveMSGlow sempat menjadi trending topik di Twitter pada Kamis (14/7/2022) malam menyusul perseteruan merek dagang antara MS Glow dan PS Glow. Pasalnya, PN Niaga Surabaya memutuskan bahwa MS Glow harus membayar Rp 37,9 miliar ke PS Glow.

Baca Juga: Kalah Lawan PS Glow, MS Glow Diminta Ganti Rugi Sebesar Rp37,99 miliar

Kronologi

Bermula dari Shandy Purnamasari yang mengajukan gugatan di Pengadilan Niaga Medan pada 15 Maret 2022 lalu. Gugatan Shandy ditujukan kepada Putra Siregar dan terdaftar dengan nomor perkara 2/Pdt.Sus-HKI/Merek/2022/PN Niaga Mdn.

Dilansir dari laman SIPP PN Medan, pada 13 Juni 2022, majelis hakim yang diketuai oleh Immanuel memenangkan MS Glow atas sengketa merek dagang ini. Majelis hakim PN Medan juga menyatakan bahwa penggugat adalah pemilik satu-satunya, pendaftar, dan pengguna pertama merek dagang "MS GLOW/for cantik skincare+ LOGO" dan merek "MS GLOW FOR MEN".

Oleh karena itu, Shandy Purnamasari selaku penggugat memiliki hak eksklusif untuk menggunakan merek dagang tersebut.

Majelis hakim juga memutuskan, pendaftaran merek "PStore Glow" dan "PStore Glow Men" oleh tergugat dilandasi itikad tidak baik dan tidak jujur karena telah meniru dan menjiplak. Karenanya, PN Medan memutuskan untuk membatalkan pendaftaran merek "PSTORE GLOW" dan "PStore Glow Men", serta mewajibkan tergugat membayar biaya perkara sebesar Rp 4.126.000.

Baca Juga: Jung So Min Bertekad Lakukan Apapun untuk Berada Di Sisi Lee Jae Wook dalam 'Alchemy Of Souls'

Namun rupanya pihak PS Glow tak terima. Putra Siregar balas menggugat MS Glow untuk perkara yang sama di PN Niaga Surabaya.

Atas nama PT PStore Glow Bersinar Indonesia, Putra Siregar melalui kuasa hukumnya menggugat enam pihak terkait MS Glow. Keenamnya adalah PT Komestika Global Indonesia, PT Kosmetika Cantik Indonesia, Gilang Widya Pramana, Shandy Purnamasari, Titis Indah Wahyu Agustin, dan Sheila Marthalia.

Dikutip dari SIPP PN Surabaya, gugatan ini didaftarkan pada 12 April 2022 dengan nomor perkara 2/Pdt.Sus-HKI/Merek/2022/PN Niaga Sby.

Majelis hakim yang dipimpin Slamet Suripto, mengabulkan sebagian gugatan PT PStore Glow Bersinar Indonesia pada 12 Juli 2022 lalu. Putusan menyatakan, PT Pstore Glow Bersinar Indonesia memiliki hak eksklusif atas penggunaan merek dagang "PS Glow" dan "PStore Glow" yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham.

Majelis hakim juga menyatakan bahwa keenam tergugat tanpa hak dan melawan hukum menggunakan merek dagang "MS Glow" yang memiliki kesamaan pokok dengan merek dagang "PS Glow" dan "PStore Glow".

Tidak hanya itu, PN Niaga Surabaya juga menghukum keenam tergugat untuk membayar ganti kerugian sebesar Rp 37,9 miliar.

Menanggapi putusan PN Niaga Surabaya tersebut, pihak MS Glow pun menyatakan akan menyiapkan serangan balik melalui kasasi ke Mahkamah Agung, salah satunya dengan memperkuat bukti-bukti berdasarkan fakta yang ada.

Editor: Alfia Sudarsono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Akhirnya Ditahan

Jumat, 30 September 2022 | 20:46 WIB

Mulan Jameela Kritik Wacana Konversi Kompor Listrik

Jumat, 23 September 2022 | 15:35 WIB

Banding Ditolak, Ferdy Sambo Resmi Dipecat dari Polri

Senin, 19 September 2022 | 14:38 WIB

Rangkaian Prosesi Pemakaman Ratu Elizabeth II

Senin, 19 September 2022 | 09:00 WIB
X