• Kamis, 18 Agustus 2022

WHO: Cacar Monyet Bukan Darurat Kesehatan Masyarakat Global

- Selasa, 28 Juni 2022 | 08:20 WIB
Ilustrasi virus cacar monyet (Pixabay/geralt)
Ilustrasi virus cacar monyet (Pixabay/geralt)

RADIOWEBINDO- Meskipun semakin banyak kasus di negara-negara non-endemik, namin organisasi kesehatan dunia (WHO) mengatakan, wabah cacar monyet belum menjadi Public Health Emergency of International Voncern (PHEIC) atau darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

“Komite dengan suara bulat mengakui sifat darurat dari peristiwa tersebut dan bahwa mengendalikan penyebaran wabah lebih lanjut memerlukan upaya tanggapan yang intens,” kata WHO dalam laporan tentang pertemuan darurat yang diadakan oleh International Health Regulations (IHR) atau Komite Darurat Peraturan Kesehatan Internasional untuk membahas wabah saat ini.

"Komite menyarankan bahwa acara tersebut harus dipantau dan ditinjau secara ketat setelah beberapa minggu, setelah lebih banyak informasi tentang yang tidak diketahui saat ini tersedia, untuk menentukan apakah perubahan signifikan telah terjadi yang mungkin memerlukan pertimbangan ulang atas saran mereka," lanjutnya.

Baca Juga: PM Ranil Wickremesinghe Nyatakan Sri Lanka Bangkrut

Komite IHR mengatakan, bukti peningkatan kasus dalam 21 hari ke depan, kejadian di antara pekerja seks, penyebaran baru ke lebih banyak negara, atau bukti peningkatan keparahan dapat mendorong wabah cacar monyet ke ranah PHEIC. Bukti limpahan manusia-hewan, atau infeksi baru pada wanita hamil atau anak-anak juga dapat menyebabkan PHEIC.

Sejak awal Mei, tercatat lebih dari 4.000 kasus cacar monyet telah dilaporkan di 50 negara non-endemik, terutama di Eropa dan Amerika Utara. Wabah ini sebagian besar terlihat pada pria yang berhubungan seks dengan pria (LSL), dan hubungan seksual kontak dekat terlibat sebagai jalur utama penularan.

"Ini jelas merupakan ancaman kesehatan yang berkembang yang diikuti oleh rekan-rekan saya dan saya di Sekretariat WHO," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. "Ini membutuhkan perhatian kolektif dan tindakan terkoordinasi kita sekarang untuk menghentikan penyebaran virus monkeypox lebih lanjut."

Hingga saat ini, Global.Health melaporkan 4.265 kasus cacar monyet terkonfirmasi di seluruh dunia.

Editor: Alfia Sudarsono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tata Cara dan Susunan Acara Upacara 17 Agustus

Senin, 15 Agustus 2022 | 16:35 WIB

Makna Tema dan Logo Peringatan HUT RI Ke-77

Senin, 15 Agustus 2022 | 10:37 WIB

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 41 Telah Dibuka

Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:13 WIB

Bharada E ungkap Kronologi Penembakan Brigadir J

Minggu, 14 Agustus 2022 | 08:04 WIB
X