• Minggu, 3 Juli 2022

KAI Akan Mem-Blacklist Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta

- Selasa, 21 Juni 2022 | 21:22 WIB
Iklan layanan masyarakat tentang pelecehan sosial dari KAI (Instagram kai121_)
Iklan layanan masyarakat tentang pelecehan sosial dari KAI (Instagram kai121_)

RADIOWEBINDO- Beberapa waktu lalu beredar video pelecehan seksual yang dialami oleh seorang wanita saat berada di dalam kereta api. Wanita tersebut dilecehkan oleh penumpang pria yang duduk kursi samping wanita tersebut.

Dalam video terlihat tangan pria tersebut bergerak ke paha penumpang wanita. Penumpang wanita itu pun lalu meminta untuk berpindah tempat duduk.

Menanggapi hal ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) pun akan melakukan blacklist terhadap penumpang yang melakukan pelecehan seksual selama dalam perjalanan kereta api. Hal ini merupakan langkah tegas yang KAI lakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual pada layanan KAI.

Baca Juga: Sempat Error, Kini Cloudflare Telah Pulih

EVP Corporate Secretary KAI Asdo Artriviyanto mengatakan, kebijakan ini KAI terapkan untuk memberikan efek jera dan mencegah pelaku melakukan hal serupa di kemudian hari. Kebijakan ini juga berlaku untuk pelaku pelecehan seksual yang kasusnya sempat viral kemarin.

KAI juga telah menghubungi korban untuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami dan siap untuk memberikan dukungan dalam langkah hukum yang akan diambil. Sementara itu, korban tidak bermaksud untuk membawa masalah ini ke ranah hukum dan hanya meminta terduga pelaku untuk menyampaikan permohonan maaf serta tidak akan mengulangi perbuatannya kembali. 

Berdasarkan bukti video dan laporan yang ada, maka KAI akan melakukan blacklist terhadap Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bersangkutan sehingga tidak dapat menggunakan layanan KAI di kemudian hari. KAI menolak untuk memberikan pelayanan terhadap pelaku yang sudah melanggar etika dan berbuat asusila yang sekaligus merendahkan martabat pelanggan lainnya terutama terhadap kaum hawa.

"KAI sama sekali tidak mentolerir kejadian tersebut dan berharap tidak ada lagi kejadian serupa terulang kembali pada berbagai layanan KAI lainnya," tegas Asdo.

Baca Juga: Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Bangun Ketahanan Pangan Sesuai Karakteristik Daerah

Untuk mencegah terjadinya kejadian serupa, KAI akan terus melakukan sosialisasi melalui berbagai media serta pengumuman di stasiun dan selama dalam perjalanan. Petugas akan mengingatkan terkait pentingnya menjaga kesantunan terhadap sesama penumpang, konsekuensi terhadap tindakan pelecehan seksual, serta mengingatkan untuk segera melaporkan perilaku yang membuat tidak nyaman penumpang.

KAI juga akan meningkatkan pengawasan dan pengamanan agar tidak memberikan kesempatan bagi pelaku untuk melakukan niatnya.

"Semoga berbagai langkah yang KAI lakukan dapat terus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan selama menggunakan layanan KAI," tutur Asdo.

Editor: Alfia Sudarsono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X