• Jumat, 21 Januari 2022

Presiden Jokowi Ungkap Penyebab Banjir Sintang

- Rabu, 17 November 2021 | 06:57 WIB
Presiden Jokowi memberikan keterangan usai meresmikan jalan tol Serang-Panimbang seksi I ruas Serang-Rangkasbitung di Gerbang Tol Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada Selasa, 16 November 2021. (Instagram jokowi )
Presiden Jokowi memberikan keterangan usai meresmikan jalan tol Serang-Panimbang seksi I ruas Serang-Rangkasbitung di Gerbang Tol Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada Selasa, 16 November 2021. (Instagram jokowi )

RADIOWEBINDO- Banjir di Sintang, Kalimantan Barat, menjadi topik populer yang diperbincangkan publik belakangan ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun akhirnya angkat bicara terkait penyebab wilayah tersebut bisa terendam banjir.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam keterangannya usai meresmikan jalan tol Serang-Panimbang seksi I ruas Serang-Rangkasbitung di Gerbang Tol Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada Selasa (16/11/2021).

“Iya itu kan memang karena kerusakan catchment area, daerah tangkapan hujan yang sudah berpuluh-puluh tahun dan itu harus kita hentikan karena memang masalah utamanya ada di situ sehingga Kapuas itu meluber karena daerah tangkapan hujannya rusak, itu yang lagi ingin kita perbaiki,” ujar Presiden.

Baca Juga: Temuan Nadiem Makarim tentang Pelecehan Seksual di Kampus: Seperti Genomena Gunung Es

Untuk memperbaiki daerah tangkapan hujan tersebut, Presiden melanjutkan, pemerintah akan membangun persemaian atau nursery yang diiringi dengan penghijauan baik di daerah-daerah hulu maupun di daerah-daerah tangkapan hujan itu sendiri.

“Di catchment area itu memang harus diperbaiki karena kerusakannya memang ada di situ. Kedua, memang ada hujan yang lebih ekstrem dari biasanya,” imbuhnya.

Sejak awal terjadinya bencana banjir di Kabupaten Sintang, Presiden telah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk mempelajari penyebab dan mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi banjir di Sintang.

Menanggapi hal ini, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti hal yang disampaikan Presiden.

“Tentang rehabilitasi lahan seperti yang disampaikan Presiden, ke depan kita perlu betul-betul melaksanakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta melaksanakan penegakan hukum yang tegas untuk berbagai kemungkinan pelanggaran atas tata ruang, termasuk ruang-ruang terbuka untuk air,” ucap Basuki.

Halaman:

Editor: Alfia Sudarsono

Sumber: presidenri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aturan Perjalanan ke Luar Negeri Bagi ASN

Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:30 WIB

Aturan Pemberian Vaksin Booster Januari 2022

Jumat, 14 Januari 2022 | 12:00 WIB

Cara Cek Tiket Vaksinasi Booster di PeduliLindungi

Jumat, 14 Januari 2022 | 11:00 WIB

Cakupan Vaksinasi Indonesia Peringkat ke-4 Dunia

Sabtu, 8 Januari 2022 | 05:00 WIB
X